facebook google twitter tumblr instagram linkedin
Powered by Blogger.
  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Fashion & Style
    • Hijab
    • Beauty Trends
  • About
    • Diary
    • Sajak
    • Short Story
  • Contact
  • Download

Women's Diary






Pergi Jum'at pulang Minggu?
Banyak orang yang ternyata ngalamin hal begini. Contohnya aja, banyak orang yang Pulang Pergi (PP) Jakarta-Bandung karena mungkin ada keluarga mereka di Bandung? Atau ada yang LDR sama pacarnya yang lagi kuliah di Bandung.

Eits, tapi lebih banyak orang Jakarta yang manfaatin long weekend ke Bandung!
Nggak harus long weekend sih kalau mau ke Bandung. Pergi Jum'at malam pulang hari Minggu pun masih possible. Cuma mungkin perlu pikirin transportasi menuju ke sana, sih.

Buat yang naik mobil mungkin bisa prepare waktu macet-macetan, sedang yang mau naik kereta, should be cari tiket dari jauh-jauh hari yah!

Nah, sekalian mau sharing soal pengalaman pribadi waktu short trip ke Bandung. Jadi waktu itu pergi bareng sama temen-temen kantor (se-divisi pastinya), kira-kira ada 6 orang (cowok 2, cewek 4).
Sempet beda pendapat karena yang cowok maunya diem aja di apart --which is makan tidur main-- gitu aja 2 hari. Nah, kalau yang cewek-cewek jelas objectivenya adalah main ke tempat-tempat wisata demi stok foto bagus buat di share ke social media (ini gue pastinya).

Setelah kalah dari pendapat para cewek, para cowok-cowoknya pun ikutin aja.
Nah, kita berangkat itu rada telat dari perkiraan. Harusnya Jum'at jam 10 malam, tapi mundur jadi sekitar jam 12. Belum dipotong sama isi perut dulu di resto junkfood.

Singkat cerita, kita nyampe Bandung itu 'kepagian', dari yang tadinya kita mau mampir ke Purwakarta tapi karena takut ittenery semuanya berantakan, jadi mending skip aja.
Kita sampai kira-kira jam setengah 5 pagi dan akhirnya kita milih untuk stay dulu di cafe. Karena sekitar jam 7 paginya kita mau ke Curug Cimahi yang ada di sekitar kawasan Cihanjuang.


Day 1


==

Curug Cimahi


Kesan pertama sampai di Curug ini adalah "wah adem, keren nih pasti", terus kita beli tiket bla bla bla. Di situ bapak tiketnya dengan wajah sumringah cuma kasih pesan singkat "nanti masuknya lewat sini ya, ikutin aja arah tangganya"
Oke.
"wah mereka ga ikut nge-guide nih, berarti harusnya rutenya aman" dalem hati.
Dan pandangan pertama kita langsung tertuju ke air terjun yang tingginya bukan main, dan indah
Sekelilingnya hutan-hutan terus banyak pohon. Adem.
Tapi selanjutnya

Jeng jeeenggg.....
Sejauh mata memandang,yang gue liat itu cuma ada "tangga"
(cuma di poin ini gue masih berpikiran positif, oh oke paling tangganya juga dikit. okelah)
Tapi semakin kaki melangkah gue cuma keheranan sendiri, "kok ini gak abis-abis ya tangganya. yaelah"
Biarpun pas bagian tangganya ada beberapa spot bagus juga kok.



Jadi tangga itu bentuknya zig zag, sepanjang jalan lu cuma akan bertemu tangga lagi dan lagi.

Nah, bagusnya, pas sampai bawah itu perjalanan menyusuri tangga itu kayaknya ga ada apa-apanya
sama apa yang mata gue tangkap. Cakep, indah lah, ga mengecewakan.
Kayak gini nih


Tapi menurut gue yang paling ujian saat ke sini adalah "Pas bagian naiknya"
Karena konon katanya, ada 500-an anak tangga yang harus dilewatin. Hmm, wasallam.
Abis itu, malemnya kaki pun sakit-sakit (dipersiapkan saja buat yang mau ke sini)



===
Berikutnya masih di hari pertama,

Rumah Guguk


Tempat ini sebenernya reachable banget dari Kota Lembang di Cidadap, Sukasari. Lokasinya itu di dalam komplek perumahan gitu, dan terbagi dua rumah. Yang satu tempat bermain anjing dan sekaligus toko pernak-pernik dan makanan anjing. Satu lagi cuma ada kandang dan rumah-rumah anjing.

Nah, di rumah yang ada beberapa kandang itu bentuknya lucu-lucu,
ada sekitar 6-7 rumah yang dibentuk macem-macem (dan lucu buat foto)
Ada rumah kucing, ada juga kandang beberapa jenis anjing gede (yang gua gak tahu namanya)
ada juga kandang domba, lalu rumah anjing yang berisi anjing kecil, dan lincah.
Nah, mostly di bagian tengahnya ada taman buatan yang makin bikin rame




Buat masuk Rumah Guguk kita harus bayar 50ribu
Nah terus buat foto-foto nanti ada property macem bandana mickey mouse dan lain-lain.

==

Sudirman Street Food


Malamnya, kita pengen coba makan di Sudirman Street Food, gak jauh dari Gedung Merdeka
Sepanjang jalannya pun lumayan macet karena pas malam minggu
di sekitar jalan Asia-Afrika itu pun banyak atraksi jalanan, mulai dari cosplay hantu-hantu Indonesia
Sampai ada cosplay Bung Karno pula, rame.

Nah, di Sudirman Street ini bentuknya kayak food court pada umumnya. Cuma emang yang spesial di sini adalah makanan chinese macem pork dan segala macam olahan pork. Tapi nggak ada foto apa-apa sih di sini.

Day 2


==

Kota Mini


Besoknya,
Sekitar jam 11 pagi kita cabut lagi, kali ini niatnya sih mau ke dua tempat sekaligus, tapi karena takut kejebak macet di jalan.  Jadi kita putusin buat ke Kota Mini yang ada satu area sama Floating Market di kawasan Lembang. Kalau kurang tahu daerah sini, ikutin maps ya.
Yang pasti untuk ke sini, kita ngelewatin Farm House, sama Dago Dream Park gitu. (tapi kita cuma lewat)

Nah, biaya masuk ke sini per orangnya 25 ribu
Di sini ada apa sih?
Sebenernya ini tempat untuk foto-foto (lagi)
Isinya rumah-rumah bergaya Eropa, dan ada beberapa wahana (tapi untuk anak kecil)
Rumah-rumahnya tetanggaan, dan kita bisa masuk ke dalam rumahnya, tapi mau ngapain juga.






==

La Costilla


Nah memasuki hari kedua sore, yang which is malemnya kita udah harus sampai Jakarta. Jadi kita cuma perlu cari makan supaya di jalan gak kelaperan. Makanya kita mampir ke Cafe sambil lanjut main board games.
Pas mau pulang, doanya cuma (semoga di jalan tol gak macet)

Cafenya bernama La Costilla lokasinya di sekitar Pasteur, Sukajadi. 



Dan perjalanan kita pun berakhir di sini

Intinya mau cuma sehari atau dua hari aja mengitari Bandung itu sebenernya cukup kok. Kita bisa ke beberapa tempat, dan juga nikmatin suhu dinginnya Bandung. Biarpun ada beberapa titik macet, tapi Bandung itu tempat yang oke buat orang Jakarta short holiday.

Sampai ketemu lagi di Bandung!






12:00 AM No comments

http://fashion-agony.com/tag/cropped-moto-jacket


Mengenakan jaket di tengah cuaca hujan, tak hanya berfungsi sebagai penghangat tubuh, melainkan statement untuk tampil stylish. Salah satu potongan jaket yang menjadi pilihan menarik di awal tahun ini adalah beragam cropped jacket. Jaket berukuran pendek pada bagian bawah ini kian diburu sebagai tren di musim ini. Tipe cropped jacket dengan look yang ikonis ini bisa dibedakan berdasarkan materialnya. Ada cropped jacket berbahan suede, leather, denim dan yang lainnya. Kamu yang juga ingin tampil stylish dapat memilih tipe cropped jacket dalam outfit dan memadupadannya secara apik. 

Leather Cropped Jacket

Banyak yang menyebutnya dengan biker jacket atau moto jacket, karena sebagian besar modelnya yang memiliki banyak zipper. Jaket kulit ini terbilang sangat everlasting, dari tahun 70-an hingga sekarang. Selain itu, jaket yang idientik dengan gaya rock and roll ini mudah di padu padan dengan item fashion lainnya seperti ripped jeans ataupun slip dress.

https://id.pinterest.com/pin/652036852270673507/


Suede Cropped Jacket


Satu lagi yang menjadi daftar pencarian sebagai fashion statement ialah jaket berbahan suede. Bahan ini masih tergolong dalam kategori kulit, nyaris sama dengan bahan beludru. Namun, suede hadir dengan permukaannya yang lembut, berserabut, dan berpori. Oleh karena itu, kebanyakan item berbahan suede memberikan look yang vintage.

https://id.pinterest.com/pin/402016704216166602/


Denim Cropped Jacket

Jaket ini lebih dikenal dengan jaket jeans. Modifikasi yang muncul belakangan ini ialah detail embroidery hingga detail patch. Bordir dengan motif dan warna yang beragam membuat jaket ini nampak edgy. Sementara denim jacket berdetail patch lebih memberi kesan playful.


https://id.pinterest.com/pin/807270301929348877/

Cropped Bomber Jacket

Bomber jacket kian fenomenal berkat modifikasinya yang beragam. Jaket ini berukuran pendek dan terdiri dari beragam material, sehingga masing-masing material memberi look yang berbeda. Ada bomber jacket bergaya glam, yaitu berbahan satin. Untuk look yang sporty, jaket ini berbahan scuba. Sementara bahan organza dan crepes untuk gaya yang lebih flirty.

https://id.pinterest.com/pin/381328293431719830/

Velvet Cropped Jacket

Velvet atau yang lebih populer dengan beludru ini masih mewarnai tren di musim ini. Bahan velvet mendominasi tampilan dengan permukaannya yang mengkilap. Untuk itu, velvet bisa menjadi referensi look yang lebih glamour sepanjang dipadukan dengan item yang polos, semisal long dress berbahan kaus.

https://id.pinterest.com/pin/134545107591219273/

12:40 AM No comments



Bukan hanya memiliki paras cantik, desainer muslim Indonesia, Dian Pelangi juga menorehkan banyak prestasi di dunia fashion muslim tanah air. Lewat tangan dinginnya mendesain busana, Ia kini mampu menyampaikan pesan pada dunia bahwa wanita muslim memang punya kesempatan untuk bersinar. Garis desain busana muslimnya adalah modern namun tetap modest. Kemudian ia kemas dengan karakter yang elegan juga sophisticated. Seperti apa gaya sophisticated itu?

1. Long Dress like a Princess

Setiap wanita itu istimewa. Sisi inilah yang selalu Dian tunjukkan fashion hijab yang tegas namun tetap cantik. Bak putri dari kerajaan, ia memanfaatkan peran busana long dress. Siluet fit and flare rasanya yang paling compatible untuk bergaya layaknya putri. Meski bermain dengan warna netral, cerah ataupun gelap, Dian mencoba menunjukkan kalau setiap wanita punya karakter. Cerah berarti ceria dan friendly, gelap berarti teguh dan mandiri. Untuk itu, aplikasinya adalah pada bagian detail. Apa saja bagian detailnya? bisa bermain pada aksen ruffle pada busana, atau aksesori topi yang high class beserta luxury handbag.

https://www.instagram.com/p/BepZQHwgSSu/?taken-by=dianpelangi

2. Outerwear Mood

Jika dulu peran outerwear hanya sampai pada street style yang kasual, di tangan Dian outerwear bernada smooth yang dipadankan bersama setelan kemeja putih serta pants bernuansa khaki. Lalu apa yang membuat look ini menjadi high fashion? Adalah dari aplikasi belt gold yang disematkan di lingkar perut. Tentu saja semakin menarik dengan heels dan sunglasses yang jika dikenakan membuatmu shiny.


https://www.instagram.com/p/BZYpURtAx1b/?taken-by=dianpelangi

3. Berani Main Warna

Signature style Dian yang sejak dulu kuat dengan padu padan warna-warni hingga menyerupai pelangi ini masih kuat. Lihat saja gaya ini, playful dan kece buat kamu yang mungkin sedang liburan ke luar negeri. Karena kamu butuh yang nyentrik. Meskipun dengan potongan sederhana, misalnya dengan rok lipit yang dipadankan dengan sweatershirt, namun warna yang cantik akan memberikan gaya maksimal.

https://www.instagram.com/p/BLIuZdjgxi5/?taken-by=dianpelangi

4. Black on Black

Pengen bergaya misterius? Mungkin kamu perlu coba aplikasi gaya serba hitam seperti Dian berikut ini. Gak heran, dengan gaya seperti ini kamu bisa disangka model, lho. Poin penting gaya elegannya ada pada belt yang diaplikasi pada cropped jacket ber-hoodie ini. Meski sederhana, tapi hoodie-lah yang membuatnya tampak misterius.

https://www.instagram.com/p/BVM6xFRg5Hn/?taken-by=dianpelangi

5. Topi Baret

Bukan hanya high fashion, gaya kreatifnya memadupadan ruffle dress bersama topi baret dinilai sebagai cara yang efforthless namun tetap luxury. Padu padan warna juga tetap ia perhatikan, pemilihan bahan dan tekstur dress, hingga mix warna yang harmonis pada tempatnya tetap terjaga dengan baik.


https://www.instagram.com/p/BAMz8BLvc9a/?taken-by=dianpelangi






12:00 AM No comments


Pulau Lombok terkenal dengan destinasi wisata lautnya yang indah. Tidak hanya pesona lautnya, pulau seribu mesjid ini juga memiliki peninggalan sejarah, kebudayaan, serta makanan tradisional yang unik.Lingkungan yang sejuk serta alam yang masih asri berdampingan harmonis dengan keramahan para penduduknya. Inilah yang membuat para pelancong merasa seperti berada di rumah sendiri.

Setelah meninggalkan Jakarta dalam kondisi hujan ringan, kami tiba di Praya Lombok International Airport dengan cuaca cerah sekitar pukul 14.30 WITA. Di bandara tersebut, kami di sambut pertunjukan alat musik tradisional Suku Sasak.Gendang khas Lombok yang bernama gendang beleq ditambah alat musik rebana, menambah semangat kami menelusuri salah satu pulau di Nusa Tenggara Barat tersebut.Terdengar lagu bernuansa islami yang didendangkan oleh para pria berpakakaian tradisionalnya, yaitu lambung.

Pulau Lombok merupakan salah satu pulau di Kepulauan Sunda Kecil yang masuk dalam provinsi Nusa Tenggara Barat.Kota Mataram sebagai Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dikelilingi oleh empat kabupaten.Di antaranya Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, serta Kabupaten Lombok Utara.

Dari lokasi Bandara Praya yang letaknya ada di Kabupaten Lombok Tengah, kami kemudian menuju ke Hotel Santika yang berada di Kota Mataram.Perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit dari bandara.Sambil menengok ke sekeliling, kami bisa melihat area persawahan yang luas.Sesekali kami mendapati bangunan-bangunan perumahan modern yang berada di tengah persawahan.Ketika kami sampai keKota Mataram, kami melihat pemandangan yang tertata rapi. Kota Mataram memang menjadi satu daya tarik Pulau Lombok karena terdapat banyak ruang terbuka publik.

Tepat di depan Hotel Santika, Mataram, ada satu taman yang menjadi ikon Kota Mataram, yaitu Taman Sengkareang. Di Taman ini, terdapat satu air mancur buatan di bagian tengah, selai itu pada sisi kanan terdapat area bermain anak. Taman ini menjadi pilihan masyarakat Kota Mataram untuk bersantai di sore hari dikelilingi jajanan kaki lima dengan harga yang terjangkau. 






Tak jauh dari Taman Sengkareang, terdapat bangunan mesjid yang megah. Bangunan tersebut bernama Islamic Centre yang berada di Jalan Udayana, Kecamatan Selaparang, Mataram. Mesjid seluas sekitar 7,6 hektar ini akan menyala dengan lampu warna-warni pada malam hari. Kecantikan dari warna lampu itu membuat mesjid ini juga ramai dikunjungi masyarakat setempat untuk sekadar mengambil foto.

Pantai Senggigi, Lombok Barat

Hari Minggu, 19 Februari 2017, sekitar pukul 17.00 WITA, kami beranjak menyaksikan sunset di Pantai Senggigi. Pantai ini berada di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Perjalanan kami dari Kota Mataram untuk sampai ke pantai ini memerlukan waktu sekitar 30 menit. Jalanan yang berkelok serta pohon-pohon rindang menjadi pemandangan kami selama perjalanan.


Biaya tiket masuk ke Pantai ini sangat terjangkau. Di luar biaya parkir kendaraan, setiap orang hanya perlu membayar Rp1000 untuk masuk ke dalamnya. Suasana pada hari itu lumayan padat, mengingat banyak wisatawan yang ingin menghabiskan akhir pekan di Pantai ini. Tenggelamnya matahari baru dapat kami saksikan sekitar 18.30 WITA. Keelokan warna orange serta langit yang mulai gelap memunculkan siluet jingga yang menawan. Saat itulah para pelancong mulai mengabadikan momen sunset ini.


Selain menyuguhkan keindahan pantai, di sekitar area Senggigi juga ada dua destinasi yang terkenal, yaitu Batu Bolong dan Batu Layar. Batu Bolong merupakan pura yang di bangun di atas karang. Menurut legenda yang  diceritakan oleh masyarakat sekitar, zaman dahulu pura ini digunakan sebagai tempat pengorbanan para gadis. Gadis (perawan) ini diserahkan sebagai makanan ikan hiu yang ada di laut.Ada juga yang mengatakan jika pura ini biasa digunakan sebagai lokasi para wanita patah hati yang hendak menerjunkan diri ke laut.

Sementara, Batu Layar terletak tidak jauh dari Batu Bolong. Batu Layar  adalah makam seorang ulama. Batu Layar dianggap sebagai tempat suci bagi para penganut Wetu Telu.Oleh karena itu, pada saat perayaan “Lebaran Topat”, makam ini ramai dikunjungi peziarah. “Lebaran Topat itu sekitar 1 minggu setelah Lebaran Idul Fitri.Tetapi selain itu juga ada tradisi orang Lombok, yaitu kalau mau pergi haji dia datang ke Batu Layar buat bernazar.Biasanya ramai di hari Sabtu dan Minggu serta di hari-hari tertentu. Peziarah yang dating tidak cuma dari Lombok Barat, tapi juga dari Lombok Tengah, Lombok Timur sampai ke Pulau Sumbawa,” ucap Istri Bupati Lombok Barat, Khairatun Munzir Shi saat ditemui Genie di kediamannya pada trip Februari 2017 lalu.

Pantai Senggigi menawarkan keindahan bawah laut.Melalui airnya yang jernih, pemandangan bawah lautnya pun bisa terlihat.Untuk itu banyak penduduk yang memanfaatkan keindahan air laut di Pantai Senggigi untuk berenang dan bersenang-senang. Ombak di sini cenderung tenang, sehingga aman untuk para wisatawan melakukan surfing ataupun snorkeling. Tak hanya itu, di tepi pantai ini juga banyak terjejer perahu-perahu untuk disewakan bagi para pengunjung.

Setiap tahunnya, masyarakat Lombok Barat mengadakan festival di Pantai Senggigi. Festival Pantai Senggigi ini terdiri dari pertunjukan sosial-budaya Pulau Lombok khususnya Lombok Barat. Ada pula pameran yang menampilkan makanan khas dari daerah tertentu. “Pameran ini menyajikan hasil olahan masyarakat Lombok Barat. Pada event ini juga kami hadirkan hiburan berupa tarian tradisional. Dan kami juga mengadakan pawai untuk memeriahkan. Dengan adanya event ini, diharapkan Budaya Lombok Barat bisa go internasional,” cetus Khairatun.

Gua Lawa di Lombok Barat

Keesokan harinya, kami masih meneruskan perjalanan ke wilayah Lombok Barat, tepatnya di Desa Lebah Sempaga, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Kami akan mengunjungi satu potensi wisata Desa tersebut, yang bernama Gua Lawa yang berarti Gua kelelawar. Membutuhkan waktu satu jam untuk sampai ke kawasan Gua ini. Gua Lawa telah menjadi target Pemerintah Desa untuk dikembangkan sebagai potensi wisata Desa Lebah Sampaga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena masih dalam pengembangan, kondisi jalan menuju ke Gua ini belum sepenuhnya rapi. Kami harus melewati persawahan, yang harus bisa dijangkau dengan berjalan kaki.







Fasilitas menuju bibir Gua cukup terbatas. Kadang kami harus meloncat karena belum tersedianya jembatan. Setelah melewati tugu pintu masuk Gua, ternyata kami masih harus melewati tangga panjang berwarna orange yang memiliki panjang sekitar 2 meter. Tangga yang lumayan curam ini memiliki sekitar 50 anak tangga yang kemiringannya hampir 60 derajat. Dengan amat hati-hati kami menyusuri satu per satu anak tangga, ditemani bunyi aliran air yang deras. Tanda bahwa persis di bawah tangga ini terdapat sebuah sungai.


Sampailah kami di bibir Gua Lawa yang cukup luas dan lebar.Untuk masuk ke dalam gua kami harus melewati jalan kecil dan sempit.Maka kami pun harus merangkak untuk bisa masuk ke dalam gua.Ketika masuk ke dalam gua, suhu dingin pun terasa, ditambah kegelapan yang membuat kita harus menyalakan cahaya apabila masuk ke dalam. Sekitar 100 meter kami berjalan, kami pun melihat adanya cahaya dari lubang yang terdapat di atas gua. Di pojok gua terdapat satu lubang tempat cahaya masuk. Lubang gua itupun menjadi spot yang bisa digunakan untuk mengabadikan gambar.


Gua yang direncanakan sudah bisa dibuka pada pertengahan 2017 ini masih terus dikembangkan pembangunannya. Pemerintah daerah setempat bersama para pemuda bergotong-royong untuk mempromosikan tempat ini dengan berbagai cara. Pemerintah Desa Lebah Sampage berharap tempat ini bukan hanya menjadi sumber ekonomi masyarakat, namun juga menjadi bukti perjuangan untuk membangun potensi wisata.

Tradisi Unik di Lombok

Tradisi Nyongkolan

Beragam prosesi pernikahan adat yang ada di tiap daerah, begitupun di Pulau Lombok. Salah satu proses menuju pernikahan yang dijalani masyarakatnya ialah proses merariq. Merariq adalah membawa lari pasangan. Secara proses, merariq bukanlah melamar resmi. Perempuan dilarikan oleh si laki-laki dan dibawa ke keluarga pihak laki-laki. Setelah itu, dihadirkan kepala desa, tokoh adat, tokoh agama serta keluarga besar  untukmengabarkan kepada keluarga perempuan, bahwa anaknya sudah dilarikan untuk dinikahi.

Setelah dilakukan merariq maka terjadilah penyerahan mahar yang disebut Sorong Serah. Yaitu penyerahan mahar dalam ketentuan adat. Mahar ini bisa berupa uang adat dengan jumlah yang bervarasi sesuai ketentuan adat ataupun sesuatu barang yang dianggap suci dalam hukum adat. Tentu saja, dalam prosesi ini ada tokoh adat serta tokoh agama yang hadir. Setelah Sorong Serah dilakukan, barulah diresmikan dalam pernikahan secara agama.

Terakhir, kedua pengantin pun menjalani tradisi arak-arakan pengantin dari satu desa ke desa lainnya bernama Nyongkolan. Tradisi ini biasanya dilakukan dari desa asal si pengantin perempuan menuju desa asal si pengantin laki-laki. Nyongkolan juga melibatkan para pemuda dan pemudi desa untuk meramaikan. Tentu saja iring-iringan ini ditemani hiburan musik gendang beleq dan ada juga yang menggunakan kecimol. Sementara pengantinnya memakai baju adat Sasak, yakni lambung bahkan ada juga yang memakai dodot.

Selain Nyongkolan, ada tradisi unik lainnya yang Lombok punya. Tradisi Nyale ialah tradisi yang terkenal di Lombok Tengah. Tepatnya di Pantai Kute, Kabupaten Lombok Tengah yang pada waktu-waktu tertentu ramai kebanjiran masyarakat untuk mencari cacing. Mengapa cacing? karena di Pantai Kute ini, masyarakat memercayai bahwa cacing yang muncul setiap periode waktu tertentu, merupakan wujud dari Puteri Mandalika. Di mana pada cerita legenda, Puteri ini merupakan wanita cantik yang senantiasa  diperebutkan oleh para laki-laki. Namun suatu hari, Mandalika sengaja menyeburkan dirinya ke laut agar para laki-laki ini tidak saling berkelahi memperebutkannya. Selain itu, Mandalika merasa dirinya tidak boleh dimiliki hanya untuk satu orang saja, melainkan dengan berubahnya ia menjadi cacing, ia bisa dimanfaatkan oleh semua masyarakat.


http://www.sa2kcreative.com/prosesi-nyongkolan-suku-sasak-lombok/


Tradisi Keagamaan

Peringatan keagaaman umat muslim di Lombok, tidak hanya pada hari raya idul fitri saja. Ketika datang peringatan Maulid Nabi, masyarakat juga ikut merayakannya dengan tradisi makan besar. Peringatan ini dilakukan selama 30 hari berturut-turut. Setiap wilayah membagi giliran waktu untuk mengadakan makan-makan  tersebut. Biasanya para masyarakat membawa makanan ke masjid-mesjid untuk dimakan bersama-sama. Tetapi banyak juga merayakan di rumah masing-masing dan  mengundang orang untuk makan di rumahnya.

Tradisi Maulid Nabi ini terbuka untuk orang luar. Di Pulau Lombok, Maulid Nabi menjadi kebanggan ketika didatangi oleh banyak tamu dari luar. Akan muncul kesan dihormati. Berbeda ketika tidak ada tamu yang datang, akan menjadi bahan omongan tetangga dan dianggap susah rejeki. Semakin banyak yang datang semakin terhormat semakin banyak rejeki, semakin berkah. Segala cara pun dilakukan untuk  bisa mendatangkan banyak tamu, termasuk menyediakan apa saja untuk di makan bersama-sama.

Makanan khas Lombok

Masyarakat Lombok memiliki potensi kuliner bercita rasa masam dan pedas. Nama-nama makanannya biasanya disesuaikan dengan nama daerah tersebut. Satu yang paling terkenal ialah Ayam Taliwang. Taliwang adalah nama salah satu daerah di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Masyarakat taliwang terkenal dengan olahan ayamnya yang khas, maka jenis olahan ayam ini dinamakan ayam taliwang. Ayam taliwang ada yang dibakar, dan ada yang digoreng. Ayam taliwang yang dibakar terasa gurih karena ada campuran santannya.Yang membedakannya dengan olahan ayam lainnya adalah dari sambalnya. Sambalnya ini terasa pedas dan juga asam. Kami pun berkesempatan mengunjungi salah satu kedai yang menjajakan kuliner Ayam Taliwang di sekitar Kota Mataram, yaitu di RM Taliwang Dua EM. Kedai ini berkonsep lesehan yang terletak di Jl. Transmigrasi No.99 Cakranegara, Kota Mataram.

https://www.goodindonesianfood.com/story/en/lombok-rm-ayam-taliwang-kania/


Jenis ayam yang digunakan untuk olahan ayam taliwang ialah ayam kampung.Untuk itu teksturnya sedikit lebih keras. Namun resapan bumbunya sangat terasa.Untuk mencicipi Ayam Taliwang di RM ini, Anda hanya perlu persiapkan budget sekitar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu per porsi. Di temani minuman hangat yang menjadi menu favorit, yaitu jeruk madu hangat, yang berkisar di harga Rp12 ribu. Hanya dengan harga yang terjangkau Anda sudah bisa kenyang dan puas dengan cita rasa pedasnya.

Jika Anda berwisata kuliner di Lombok, Anda pasti akan menemukan olahan yang selalu menjadi sajian pelengkap. Adalah beberuk, olahan terung yang dicampur timun serta kacang panjang, kemudian dicampur dengan sambal. Ada juga yang menambahkan penggunaan minyal sayur dalam olahan beberuq. Cairan yang keluar dari timun membuat olahan beberuk terasa lebih sedap. Rasanya cukup sensasional, karena rasa asam dan pedas dari sambal, makin membangkitkan selera makan. Selain itu, sayur-sayuran dalam olahan beberuk direbus tidak terlalu lama sehingga terasa masih segar. Biasanya, hidangan beberuk ini diberikan secara gratis sebagai pendamping makanan lainnya.

Berbicara yang khas dari Lombok, Anda tidak boleh melewatkan olahan plecing. Ada plecing kangkung, plecing manuk dan juga plecing ayam. Olahan plecing kangkung terdiri dari kangkung yang ditambah tauge yang berkecambah dan kacang tanah, serta dilengkapi  urap sebagai bumbu yang gurih dan juga sambal pedas. Selain olahan plecing ada juga berbagai olahan sate dengan bermacam-macam penyajian. Sate tersebut ada yang dinamakan sate pusut, sate bulayak, serta sate rembiga.

Kami juga sempat mencicipi olahan Sate Rembiga. Rembiga adalah salah satu daerah di Kota Mataram. Nusa Tenggara Barat memang terkenal dengan kenikmatan daging sapinya. Kala itu, kami mendatangi salah satu Rumah Makan yang berada tak jauh dari Hotel Santika Kota Mataram. Rumah Makan bernama “Lesehan Sate Rembiga” ini menyajikan konsep lesehan yang berbentuk pondok-pondok terletak di Jalan Dakota. Rembiga. Selaparang. Kota Mataram. Sate rembiga di sini dihidangkan dengan bulayak. Bulayak adalah salah satu jenis olahan lontong yang dibungkus oleh daun lontar ataupun daun aren. Lontong ini berbentuk kerucut dan umumnya dihidangkan sebagai pelengkap sate.



Rasa daging satenya sangat khas, yaitu pedas namun juga terasa manis. Pedas dan manis ini didapat dari perpaduan bumbu racikan dari cabagi merah kering, terasi, bawang putih dan gula merah. Selain itu, sate rembiga memiliki tekstur yang empuk. Ada juga olahan daging sate yang dililit kemudian dilumuri kelapa. Sate lilit kelapa ini memiliki rasa yang pedas dan juga wangi. Anda yang ingin menyantap olahan sate ini, cukup merogoh kocek sampai Rp35-45 ribu per porsinya.

Tak hanya menyediakan sate rembiga, RM ini juga menawarkan menu babalung. Babalung merupakan Sop yang terbuat dari balung atau tulang sapi. Atau biasa disebut sop tulang sum-sum. Kuah dari sop ini terasa sedap dengan racikan bumbu yang pedas dan segar. Selain menu-menu tersebut, jika Anda berkunjung ke Pulau Lombok, Anda bisa mencoba olahan khas Lombok yang lainnya, seperti sate pusut, nasi kuyung, ares, serta urap ebatan (urap yang terbuat dari belimbing yang dicampur sayuran dan daun kemangi).

Naskah dan foto : Frandini Pramono


4:21 AM No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Write, share and enjoyed
fashion and lifestyle

Follow Us

Labels

Diary Fashion and Style Hijab Sajak Short Story Travel

recent posts

Blog Archive

  • ►  2020 (1)
    • ►  August (1)
  • ▼  2018 (4)
    • ▼  February (3)
      • Short Trip in Bandung- "Cukup Kemana Aja, ya?"
      • Make your Statement with Cropped Jacket Trends
      • 5 Tanda Fashion Dian Pelangi Memang Punya Gaya yan...
    • ►  January (1)
      • Indah Alamnya, Unik Budayanya. Sungguh Menawan Pul...
  • ►  2017 (2)
    • ►  June (2)
  • ►  2014 (1)
    • ►  December (1)
FOLLOW ME @frandinipram

Created with by ThemeXpose